1/28/2014

membeli = memberi = masa depan

mari menggunakan logika sederhana dalam masalah ini.

seseorang membeli dengan harga tertentu dan menjualnya dengan harga lebih mahal.

dengan begitu akan didapatkan yang namanya keuntungan.

 

seseorang itu bisa melakuan sesuka hatinya dengan keuntungan itu.

keuntungan ada yang besar dan ada yang kecil.

 

selaku pembeli kita membayar uang untuk mendapatkan kebutuhan.

pembeli sudah tahu bahwa penjual menaikkan harga untuk mendapat keuntungan.

dan pembeli memakluminya sebagai imbalan atas usaha mereka mendapatkan kebutuhan kita.

 

membeli harga murah dengan kualitas tinggi tentu baik bagi pembeli

bagi penjual biasanya berakibat keuntungannya berkurang.

memjual dengan harga mahal barang kualitas rendah sangat menguntungkan penjual.

bagi pembeli mesti banyak keraguan untuk melakukan pembelian.

 

pembeli memberi keuntungan bagi penjual.

penjual memberi kebutuhan kepada pembeli.

 

dengan semakin banyaknya penjual pembeli bisa memilih tempat untuk membeli.

itu berarti pembeli bebas menentukan siapa yang akan mereka beri keuntungan.

 

siapapun bisa menjadi penjual, mulai dari orang baik-baik sampai orang yang keji dan jahat.

kegunaan keuntungan yang penjual terima sangat bergantung kepada kualitas penjual.

secara sederhana  penjual akan menggunakan keuntungan untuk gaya hidup mereka.

apabila penjual itu orang baik, keuntungannya akan digunakan untuk kebaikan.

apabila penjual itu orang jahat, keuntugannya akan digukanan untuk kejahatan.

karena penjual berhak penuh atas keuntungan yang didapat.

 

dengan begitu selagi kita masih bisa bebas memilih untuk membeli.

lebih baik kita perhitungakan juga kualitas dari penjual.

karena menghidupi orang jahat dengan membeli kepadanya akan menyengsarakan kita kelak.

kalaupun bukan kita, pastinya anak cucu kita bakal menjadi korban kejahatan mereka.

 

sebelum kejahatan mereka begitu kuat sampai-sampai berhasil memperbudak pemimpin kita

dan membatasi pilihan kita dengan monopoli mereka.

lebih baik kita menghentikan aliran darah segar pertumbuhan mereka sedari sekarang.

 

tidak perlu gentar dan tergoda dengan ilusi kemudahan, kenyamanan dan keuntungan dari penjual jahat tawarkan.

karena yang namanya jebakan selalu begitu adanya.

nikmatnya sebentar dan penderitaanya bisa dirasakan  sampai ajal menjemput.

lebih parah lagi penderitaan bisa menjadi warisan yang harus ditanggung generasi sesudah kita.

 

@muhammadrs

No comments:

Post a Comment