5/04/2013

investasi keamanan organisasi

tidak ada satu pun organisasi manusia apalagi mahahasiwa yang memliki pertahanan sempurna, seperti apa saja buatan manusia pastinya punya celah dan itu bisa dimanfaatkan dengan baik oleh orang orang yang mampu. 

oleh karena itu dibutuhkan langkah preventif apabila organisasi anda dikemudian hari sudah terkontaminasi atau bahwa sudah diambil alih oleh golongan lain (organisasi lain) dimanfaatkan untuk kepentingan mereka. tentunya tujuan awal organisasi akan berubah meskipun secara nama / pengakuan diatas kertas tetap.

berikut merupakan beberapa langkah (diurutkan dari yang palin mudah) preventif yang bisa menjadi investasi keamanan masa depan organisasi anda, langkah-langkah berikut merupakan implementasi sederhana dari prinsip "meninggalkan jejak". dengan instrument yang digunakan adalah nama organisasi dan simbol organisasi.

1. cindera mata
    hal ini mudah dilakukan dan tidak begitu membutuhkan dana dan upaya yang besar, hanya tinggal merancang cindera mata dalam bentuk yang tahan lama seperti stiker, vandel, atau piagam penghargaan. tidak lupa dalam melakuan perancangan harus diberikan identitas organisasi berupa nama dan/atau simbol akan lebih baik juga menyertakan nilai-nilai organisasi didalam cindera mata tersebut, tetapi tetap menitip beratkan pada kegunaan orang yang akan diberi.
    setiap orang akan menghargai barang apapun yang diberikan kepadanya apabila diberikan dengan penghargaan pula, jadi tidak bisa serta merta memberika begitu saja. karena cindera mata  yang diberikan tanpa penghargaan akan ditempatkan ditempat-tempat yang tidak semestinya (sampah). 
       contoh realnya memberikan cindera mata kepada organisasi/instansi yang didatangi, atau memberikan stiker kepada peserta yang puas dengan kegiatan yang dibuat oleh organisasi.
Senangkan, berikan..

2. open document
    a. dokumentasi kegiatan
       satu gambar lebih bermakna dari seribu kata, hal tersebut memang benar. terkadang ada hal hal yang tidak bisa dijelaskan oleh kata kata, kalaupun bisa harus membutuhkan banyak sekali kata. gambar dari kegiatan organisasi dapat memberikan rekaman sejarah lebih jelas di pikiran. sulit untuk disangkal kebenarannya.
    teknisnya setiap kegiatan harus ada pendokumentasian gambar dengan jumlah yang wajar sekitar 50 buah sudah cukup kalau berlebihan tidak akan ada yang menyimpan sebagai data pribadinya, tidak sembarang gambar yang layak untuk didokumentasikan. gambar yang layak adalah gambar yang mencerminkan semangat kegiatan dan identitas organisasi bukan gambar sekumpulan orang tanpa identitas. 
      hanya saja orang tidak akan menyimpan gambar kalau tidak ada diri nya, maka dari itu perlu juga dilakukan pendokumentasian dengan gambar personal yang jelas, maksimal sekitar 30 persen dari jumlah data, kalau-kalau orang yang ada didokumentasi tersebut akan menjadi orang besar dikemudian hari. tentanya akan menjadi jejak yang berarti bagi organisasi kelak.

    b. laporan pertanggung jawaban
        

4. ikatan alumni
5. sejarah pihak lain
6. buku



kalau anda cermati, semua langkah diatas mencoba untuk "meninggalkan jejak" organisasi di luar organisasi tersebut, karena sekuat-kuatnya orang/kelompok/organisasi dalam membajak organisasi lain mereka tidak akan pernah bisa merubah semua. 

untuk siapa jejak tersebut?
seperti kata lao tzu dalam buku tao the ching nya

"When the country falls into chaos,
patriotism is born"


dalam kekacauan organisasi anda dalam hal ini ketidak sesuaian hakekat organisasi dengan langkah-langkah akibat pembajakan, akan ada seseorang yang akan menjadi juru penyelamat dan mengembalikan organisasi pada jalan yang benar. maka dari itu untuk membantu seseorang tersebut maka anda yang berkuasa sekarang perlu meninggalkan jejak-jejak organisasi di luar. meskipun bukan tujuan utama sebuah organisasi tetapi investasi keamaan organisasi untuk masa depan ini layak dilakuan dari sekarang.

beberapa organisasi sudah melakukannya tetapi tanpa menyadari apa sebenarnya yang mereka lakukan, mungkin hal tersebut sengaja dilakukan oleh para elite organisasi masa lalu dengan menjadikan langkah-langkah diatas kedalam budaya organisasi, sehingga para penerusnya akan melakukannya tanpa ada pemikiran sedikitpun untuk merubahnya.


@muhammadrs

No comments:

Post a Comment